" Perbaharuilah iman kamu." sabda Rasulullah s.a.w. Para Sahaba
bertanya: " Bagaimana kami membaharui iman kami, Ya Rasulullah?"
Rasulullah bersabda:
" Perbanyakkanlah ucapan Laa ilaha illallah."
Iman adalah terletak didalam hati, dan inilah harus diusahakan
bagaimana semua kebesaran mahluk keluar dari hati dan
hanya kebesaran Allah Taala dimasukkan kedalam hati.
Hati kita wajar menjadi keras dan tiada nur bilamana kita berterusan
melanggar perintah Allah dan tidak mengingati Allah. Antara perkara
yang merusakkan hati kita;
1- Bertanding (berbahas dll) dengan orang-orang yang jahil lagi hidup dalam kejahilan.
2- Memperbanyakkan dosa ( berterusan melakukan dosa atau maksiat hingga
hati benar-benar tertutup kerana setiap dosa merupakan titik-titik
gelap menyelebungi hati).
3- Bercampur-gaul dengan yang bukan muhrim. ( Dimajlis-majlis keramaian atau bila kita bersendirian)
4- Mengauli orang-orang yang mati. (Seperti setenggah artis atau mereka-mereka yang mana mempunyai falsafah
hidup hanya untuk kebendaan atau duniawi, glamour, nama atau pangkat, lalu mempunyai
sifat-sifat bangga diri, jadi bila kita menghabiskan waktu untuk
mereka, mendengar kata-kata atau musik mereka samalah seperti mengauli
mereka).
Rasulullah s.a.w ditanya; " Siapakah yang dimaksudkan dengan orang yang
mati?", Rasulullah s.a.w menjawab: " Ia adalah seorang hartawan yang
hartanya telah menyombongkan dirinya."
- Ibnu Masud berkata: "Empat perkara yang menyebabkan kegelapn hati dan empat perkara lawannya yang membuat hati bersinar.
1- Perut yang sentiasa dalam kekenyangan (tidak memperdulikan batas),
maka lawannya adalah perut yang lapar (atau mengawal kehendak nafsu)
2- Berkawan dengan orang-orang jahat, maka lawannya adalah berteman
dengan orang-orang soleh (duduk dalam suasana iman seperti
dimasjid-masjid)
3- Melupakan dosa-sosa yang lalu, maka lawannya adalah tetap
mengingatkan dosa-dosa yang lalu (sentiasa bertaubat dan beristifar)
4- Panjang angan-angan, maka lawannya adalah pendek angan-angan (mengingatkan bahawa maut yang pasti hadir bila-bila sahaja)
- Ada empat perkara yang dipandang baik, tetapi ada empat perkara yang lebih baik dari itu:
1-Sifat malu dari lelaki adalah baik, tetapi sifat malu dari
pihak perempuan adalah lebih baik. 2- Keadilan dari setiap orang adalah
baik, tetapi dari pemimipin adalah lebih baik. 3- Taubat dari orang tua
(zaman berumur) adalah baik, tetapi taubat dari seorang muda (zaman
muda) adalah lebih baik. (jesteru itu, kurang dosanya dan terpelihara
hatinya) 4- Kedermawan dari orang kaya adalah baik, tetapi kedermawaan
dari seorang fakir adalah lebih baik (dalam keadaan serba kekurangan
pun dia masih berusaha membantu insan yang lain)
- Ada empat perkara yang dipandang buruk, tetapi ada empat perkara yang lebih buruk dari itu:
1- Dosa yang diperbuat oleh orang muda adalah sesuatu yang buruk,
tetapi dosa yang diperbuat oleh seorang tua adalah lebih buruk dari
itu. 2- Keasyikan terhadap dunia dari seorang yang jahil(tidak berilmu)
adalah sesuatu yang buruk, tetapi keasyikan terhadap dunia dari orang
alim (berilmu) adalah lebih buruk dari itu. 3- Kemalasan berbuat taat
dari semua manusia adalah sesuatu yang buruk, tetapi kemalasan dari
berbuat taat dari ulama dan penuntut agama adalah lebih buruk dari itu.
4- Kesombongan dari orang yang kaya adalah buruk, tetapi kesombongan
dari orang fakir adalah lebih buruk dari itu.

naZar
zh