Tips Agar Ponsel Tidak Meledak | Kejadian dimana ponsel meledak kerap kali terjadi. Selain di Belanda, sebuah badan perlindungan konsumen di Amerika Serikat telah menerima 83 laporan berkaitan dengan kejadian ini. Jangan sampai terulang, ledakan ponsel dapat dicegah dengan beberapa cara. Sejumlah perusahaan wireless bersama-sama badan keselamatan produk di Amerika Serikat, memaparkan cara-cara perlindungan beterai ponsel agar tidak menyulut ledakan. Kasus-kasus ponsel meledak yang terjadi selama ini diduga diakibatkan karena ketidakberesan pada baterai. Beberapa tips perawatan baterai ponsel agar tidak mengakibatkan ledakan adalah pertama, ketika baterai dilepas dari ponsel, hindari jangan sampai baterai bersentuhan dengan logam, seperti kunci atau uang logam. Berikutnya, hindari agar baterai tidak terkena air atau berinteraksi dengan suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin. Menjatuhkan baterai juga perlu dihindari, terutama pada saat baterai terisi penuh. Jangan sampai baterai jatuh mengenai permukaan yang keras. Bagi konsumen yang membeli baterai secara terpisah, pastikan agar baterai dan charger memang sesuai dengan tipe ponsel yang digunakan. Periksa dengan seksama, jangan sampai membeli baterai dan charger yang dibuat untuk ponsel-ponsel yang dijual di luar negeri. Saran terakhir, semua komponen yang digunakan sebaiknya dibeli dari distributor, dealer atau toko-toko resmi, hindari membeli komponen bekas pakai atau dari internet. Baterai memang menjadi komponen yang dipersalahkan dalam setiap ledakan ponsel. Sejumlah badan perlindungan konsumen menilai, produsen baterai sering kali mengabaikan kualitas baterai ketika mereka dituntut untuk menghasilkan beterai yang sesuai dengan ukuran ponsel yang makin ramping. Tidak hanya baterai berkualitas buruk yang beresiko memicu ledakan, baterai resmi juga bisa saja mengalami kerusakan, meski kemungkinannya lebih kecil. Baterai lithium-ion yang dipakai di kebanyakan ponsel, tetap saja dapat mengalami panas berlebih jika ventilasi pembuang panasnya tertutup, misalnya.
|
Malware Mulai Mengancam Ponsel di Dunia Para ahli keamanan memperingatkan kerentanan mulai mengincar para pengguna telepon genggam di seluruh dunia. Sejauh ini, mereka mengidentifikasi sebanyak 500 virus atau malware (malicious software) lainnya yang menyerang telepon genggam.
Telepon dinilai rentan terhadap jenis ancaman keamanan yang sama dari malware seperti yang dihadapi personal komputer. Malware adalah program komputer yang diciptakan dengan maksud dan tujuan tertentu dari penciptanya dan merupakan program yang mencari kelemahan dari software. Umumnya malware diciptakan untuk membobol atau merusak suatu software, misalnya sistem operasi ponsel.
"Makin banyak telepon itu dapat melakukan fungsi yang sama dengan yang dilakukan komputer pribadi, makin besar peluang benda tersebut memiliki kerentanan serupa," demikian laporan tersebut. Virus penyerang telepon genggam yang paling terkenal ialah Commwarrior-A, malware yang diidentifikasi pada 2005 dan menyebar ke telepon yang menggunakan sistem operasi Symbian melalui teks pesan.
Banyak ahli mengatakan ada segala cara malware telepon genggam itu dapat membuat gangguan. Banyak ahli keamanan khawatir hacker segera dapat menggunakan GPS yang dibuat di dalam banyak telepon genggam untuk melacak lokasi pemiliknya.
Satu generasi baru jenis spyware yang diberi nama snoopware menyusup ke telepon gengam dan dapat menghidupkan mikrofon atau kamera. Dengan ini hacker dapat mendengarkan pembicaraan pemilik telefon atau melihat sekitar mereka.
Secara umum, ancaman malware di telepon genggam berkembang sejak smartphone tersebar makin luas. Perangkat tersebut terdiri atas satu segmen pasar telepon genggam yang berkembang paling cepat dan kini memiliki pangsa pasar 12 persen dari seluruh telepon yang dijual setiap tahun.
Nokia Juga Mempunyai Mobil

Bulan april lalu, Nokia bekerja sama dengan Renault Brazil menghadirkan Sandero Nokia yang merupakan edisi khusus dari mobil Renault Sandero. Mobil yang mempunyai nama pamor di Brazil ini akan datang dengan sebuah "solusi mobilitas yang lengkap" yang ditawarkan oleh pabrikan ponsel dari Finlandia tersebut.

The New Sandero Nokia akan secara eksklusif tersedia di Brazil, dengan edisi yang terbatas karena hanya 1,000 mobil yang akan diproduksi. Solusi mobilitas yang diintegrasikan oleh Nokia di dalam mobil ini sudah termasuk dengan smartphone Nokia N95, Nokia CK-20W car kit serta Nokia LD-3W GPS Module (sistem penentu posisi global).
Nokia N95 sendiri telah memiliki fitur GPS (Global Positioning System) yang diciptakan sebaik fitur-fitur multimedia canggih lainnya, seperti Nokia Maps yang terintegrasi, layar besar 2.6 inci yang mempunyai resolusi warna sampai dengan 16 juta warna, kamera 5 megapixel autofokus lengkap dengan flash dan video recording, kemampuan Internet yang cepat, Musik dan Video Players dan masih banyak lagi keunggulannya.
Sandero Nokia adalah versi modifikasi dari edisi Sandero yang terbaik, yakni Privilege 1.6 16V Hi-Flex, dan merupakan mobil compact-class pertama dari pasar Brazil yang dilengkapi dengan GPS sistem secara langsung. Alat transportasi yang baru ini diperkirakan mempunyai harga retail sebesar 17,650 Euros (diperkirakan sekitar US$27,700 atau Rp 260jt). Harga yang cukup murah dibandingkan dengan fasilitas-fasilitas yang diperoleh.
"Mobil ini diperuntukkan bagi kalangan muda, pria-pria energik yang menginginkan industry-leading mobile technology Nokia yang dikombinasikan dengan kualitas dari mobil Renault Sandero. Ini merupakan generasi kedepan dari mobile-connectivity," kata Rodrigo Link, Manajer Enhancements Sales, Nokia Brazil.
Fitur andalan di Sandero Nokia antara lain pengemudi dapat mendengarkan musik yang tersimpan di Nokia N95 melalui koneksi wireless, akses peta kota-kota besar di Brazil yang telah dimasukkan di memori, sistem Bluetooth untuk melakukan panggilan dengan mikrofon yang diselipkan di bagian atas kaca depan Nokia dan mendengarkan panggilan melalui sistem audio mobil. Pengguna mobil Sandero ini pun tak perlu repot-repot lagi melakukan instalasi tambahan yang akan memakan biaya yang cukup tinggi.
Sandero adalah model yang dihasilkan oleh Renault dalam pabrik Brazil-nya di Curitiba yang sebenarnya diproritaskan bagi pasar Amerika Selatan. Bagaimanapun, mobil ini akan tersedia di Eropa, dengan nama Dacia Sandero. Dacia adalah cabang dari Renault di Eropa yang akan memproduksi model-model Sandero di pabriknya sendiri di Romania.
Sandero Nokia adalah mobil kedua yang diciptakan oleh Renault dan juga telah dikembangkan lagi oleh Nokia, setelah Renault Twingo Nokia Edition pada tahun 2007 dengan bundling Nokia 6110 Navigator.
Isu Blokir Ponsel Lewat Imei Sebuah isu beredar bahwa ponsel yang tercuri dapat di-lock secara jarak jauh hanya dengan menggunakan nomor IMEI yang terdapat pada ponsel, melalui bantuan jaringan operator. Isu tersebut memang benar adanya namun sayang, proses teknis seperti itu belum bisa dilakukan di Indonesia.
"Secara teknis, setiap jaringan operator di dunia memiliki kemampuan untuk melakukan pemblokiran ponsel melalui bantuan nomor IMEI. Namun hal tersebut tidak disarankan di Indonesia karena proses registrasi atau keabsahan kepemilikan ponsel yang masih diragukan. Solusi seperti itu diprediksi dapat disalahgunakan oleh setiap pengguna seluler untuk memblokir ponsel orang lain," ujar praktisi ponsel dari Nokia Usun Pringgodigdo saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (4/8/2008).
Menurut Usun, operator memiliki sistem yang mampu merekam identitas sebuah perangkat, baik nomor IMEI, kapan perangkat tersebut mulai on, hingga perpindahan perangkat (LBS) dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Namun proses blokir ponsel melalui jaringan operator hanya dilakukan di negara luar dengan kondisi data pelanggan yang jelas.
"Di luar negeri ada pelanggan dengan sistem kontrak, atau disebut juga dengan nama subsidi subscriber. Mereka biasanya adalah pelanggan pascabayar. Setiap mereka membeli perangkat yang sudah terintegrasi dengan nomor telepon, sudah pasti operator mendapatkan data kepemilikan perangkat tersebut dengan jelas. Perangkat dengan nomor IMEI sekian memiliki nomor MSISDN (sim card) sekian dengan nama pelanggan A dan bertempat tinggal dengan alamat yang jelas," papar Usun.
"Kejelasan data seperti itulah yang tidak dimiliki oleh pelanggan seluler di Indonesia sehingga tidak ada keharusan bagi operator untuk melakukan proses pemblokiran, meskipun alasannya pencurian ponsel," tambah Usun.
Namun begitu, Usun menjelaskan bahwa beberapa vendor sudah memberikan fitur keamanan yang memadai dalam beberapa perangkat yang mereka hasilkan. Namun Usun menyayangkan fitur keamanan tersebut hanya menjadi sekedar fitur yang tidak dimaksimalkan.
"Nokia punya fitur remote lock di Nokia Communicator dan e-series. Bahkan kami juga melengkapinya dengan fitur security tambahan berupa aplikasi Airguard yang dibuat bekerja sama dengan intouch," papar Usun.
Bagi Usun, fitur keamanan perangkat tersebut sudah cukup berguna bagi para pengguna Nokia. Pasalnya, si pengguna dapat mengirimkan SMS ke nomor ponsel yang dicuri. SMS ini berfungsi sebagai perintah agar perangkat yang dicuri tersebut dapat mengunci diri secara otomatis.
Aplikasi keamanan tersebut memang ditujukan bagi ponsel high-end. Sedangkan bagi ponsel low-end, Usun menyarankan para penggunanya untuk memaksimalkan fitur security lock yang terintegrasi di dalamnya, berupa pencantuman kode PIN untuk ponsel dan kartu SIM.
"Fitur security lock di ponsel-ponsel low-end sudah cukup secure, kok. Penggunaannya juga mudah tapi kebanyakan pengguna malas memaksimalkannya," tandas Usun.