STRABEL Cat Breeder

Situs Kucing Persia kesayangan Anda

Lebih mengenal Kucing Persia pignose


The Long History of Persian Cat Breeds...


1Kucing adalah hewan yang sudah sangat lama dikenal dalam sejarah kehidupan manusia, ini dibuktikan dari penemuan hieroglyphic Mesir kuno bertahun 1684BC yang menggambarkan kedekatan manusia dengan kucing. Pada masa itu, bangsa Mesir kuno telah memanfaatkan kucing sebagai hewan yang dapat melindungi tempat penyimpanan makanan dari gangguan hewan-hewan kecil atau binatang pengganggu lainnya. Sebagai anggota dari keluarga Felidae yang memiliki karakter dan kemampuan sebagai 'binatang buas', kucing diperlakukan sebagai hewan pemburu yang dihormati karena jasanya pada manusia. Selain itu, kucing juga dianggap sebagai perantara antara kehidupan dan dunia arwah, dijadikan mummy sebelum dibakar dan bahkan dipuja sebagai dewa. Hukuman mati diterapkan bagi orang yang membunuh kucing

Ilustrasi,
Kucing adalah simbol Dewa Bastet bangsa Mesir Kuno.
Banyak berhala [atas] dibuat untuk menghormatinya. Kuil besar pemujaan Bastet, dibangun di daerah Bubastis, delta sungai Nil. Bastet adalah putri Dewa Matahari (Ra) yang digambarkan sebagai wanita berkepala kucing [kanan] dengan kedudukan sebagai Dewa Perlindungan. Pada situasi melindungi Raja, Bastet digambarkan berkepala Singa. Salah satu topeng pembakaran mummy kucing[kanan], dapat disaksikan di Oriental Institute Museum - University of Chicago.

 

2Domestikasi hewan yang sekarang kita kenal sebagai 'kucing' ini berlangsung sepanjang sejarah kehidupan manusia dan merupakan hasil evolusi dari proses adaptasi makhluk hidup terhadap alam dan kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Sebagai gambaran, adaptasi Kucing liar Afrika (Felis silvestris lybica) di dataran tinggi yang tenang dan tentram di negeri Persia (Iran) menghasilkan Kucing Persia berbulu panjang (Persian longhair) sedangkan domestikasi oleh bangsa Tartar di daerah pegunungan Turki menghasilkan Kucing Angora (Turkish Angora)


Kucing Persia pilihan kontes Old Deer Park, July 1902

Didasarkan pada penampilan fisik diawal masa penyebarannya di Eropa, beredar anggapan bahwa kucing berbulu panjang seperti Persian dan Angora adalah hasil domestikasi dari Pallas Cat (Felis Manul) - dikenal juga dengan nama Manul Cat, yaitu kucing liar berbulu panjang yang sampai sekarang masih dapat ditemui di Asia Tengah. Anggapan ini kemudian terbantahkan karena terbukti bahwa Felis manul memiliki bentuk tengkorak kepala yang berbeda dan secara genetika tidak memungkinkan untuk menghasilkan jenis Persian dan Angora. Para ahli kini meyakini bahwa kucing berbulu panjang yang sekarang dikenal di seluruh dunia, adalah domestikasi dari Felis silvestris lybica, yaitu kucing liar yang berasal dari Afrika

Ilustrasi,
Pada awalnya diperkirakan asal-usul Kucing persia adalah Pallas Cat [kiri]. Penelitian gen membuktikan bahwa anggapan ini ternyata tidak benar dan kemudian diyakini bahwa Kucing Persia adalah domestikasi selama ratusan tahun dari African wildcat (Felis silvestris lybica) [kanan] di dataran tinggi Persia (Iran)

3Penyebaran Kucing di Eropa, dalam beberapa literatur, disebutkan sudah berlangsung sejak tahun 1300-1500an, akan tetapi diakui oleh para ahli bahwa dokumentasi pertama mengenai penyebaran ini, adalah yang ditemukan dalam catatan seorang penjelajah Italia, Pietro della Valle (1586-1652) yang menuliskan telah dibawanya Kucing Persia dari propinsi Khorazan di Persia, ke Italia sebagai barang dagangan yang bernilai tinggi, sekembalinya dari perjalanan ke India bersama orang Portugis, tahun 1620. Dalam kurun waktu yang sama, Nicholas-Claude Fabri de Peiresc mendatangkan Turkish Angora ke Perancis. Dari Italia dan kemudian Perancis, kucing berbulu panjang menyebar ke negara-negara Eropa lain dan selanjutnya populer hingga ke Inggris pada tahun 1800an


4Popularitas Kucing Persia , Angora dan Russian longhair di Eropa, tahun 1800an, menjangkau hingga para bangsawan dan kalangan kerajaan (Queen Victoria dan Edward VII). Pada umumnya, jenis Persian - Angora - Russian longhair disukai karena bulunya yang halus dan panjang (berkesan mewah - elite), karakternya yang tenang dan anggun (komunikatif dengan pemiliknya - jinak) dan bentuk badannya yang gagah khas pembawaan keluarga Felidae (memberi kesan kejantanan atau kecantikan)

Ilustrasi,
Cat Show di Crystal Palace, Juli 1871 dirasakan menyulitkan peserta (dalam menyiapkan kandang) karena hanya dilaksanakan 1hari. Cat Show selanjutnya diadakan selama 3hari, tanggal (2-4) Desember 1871
[dari kiri: Publikasi Cat Show, Lokasi cat show - Crystal Palace, Penilaian oleh Juri]


Crystal Palace adalah gedung seluas
92.000 meter persegi yang dibangun tahun 1851
di Hyde Park, London - Inggris, untuk keperluan berbagai pameran
Bangunan hancur tahun
1936 karena terbakar



Sebagai bagian
dari pameran anjing tahunan di Old Deer Park - Richmond, Juli 1902,
diikutsertakan juga arena Cat Show
[kiri] termasuk Ring Class [kanan]

Juri memberikan penilaian langsung di kandang peserta [bawah]


Old Deer Park adalah areal terbuka di Utara Richmond, Inggris yang
berbatasan langsung dengan sungai Thames, . Di tempat ini, diadakan pertemuan
pertama
5000 pramuka sedunia, tahum 1920 dalam The 1st World Scout Jambore - 1920

 
5Registrasi pada kucing peliharaan dipelopori oleh British Governing Council of the Cat Fancy, tahun 1900an, dengan mulai dilakukannya pencatatan dan klasifikasi jenis kucing secara sederhana menurut warna dan jenis bulu (longhair atau shorthair). Persian dan Angora berada dalam klasifikasi yang sama yaitu longhair, pembiakan diarahkan pada pengembangan pola warna baru. Smoke, adalah salah satu variasi pola warna yang berhasil dikembangkan dan populer saat itu, menggantikan pola tabby yang telah dikenal sebelumnya. Pada awal tahun 1900, Kucing berbulu panjang mulai diperkenalkan ke Amerika Serikat.

6Pembiakan Kucing berbulu panjang di Amerika Serikat berbeda dengan yang dilakukan di Eropa. Walaupun pada awalnya menggunakan British Standard sebagai pedoman, kemudian secara perlahan program pembiakan di Amerika Serikat berjalan semakin jauh kearah pengembangan kualitas bulu, pengembangan variasi warna, perubahan bentuk tubuh dan bahkan perubahan karakter kucing. The Cat Fanciers' Association (CFA) yang berdiri di Amerika Serikat tahun 1906, pada cat show pertamanya di Buffalo dan Detroit sudah tidak lagi menggunakan klasifikasi longhair atau shorthair melainkan menempatkan jenis kucing seperti Persian dan Angora pada klasifikasi tersendiri. Program pembiakan di Amerika Serikat, berjalan secara menerus selama lebih dari 100 tahun dan bahkan menjadi semakin intensif dalam 30-40 tahun terakhir, hingga menghasilkan kucing-kucing seperti :

  • Peeked-face (Peke-face) dengan bentuk muka datar yang sangat ekstrim; muncul secara spontan dari mutasi gen pada persilangan berbagai Kucing Persia. Karena alasan kesehatan, jenis ini tidak lagi digunakan dalam program pembiakkan dan tidak sempat keluar dari Amerika Serikat (tidak ditemui di negara lain)
[Pictured: Best of Breed GC, BW, NW JUDE HERE COMES THE SUN OF BURNBRAE,
Flame Point Persian - Himalayan Division Male. Photo: © Larry Johnson]
  • Extreme, Ultra, Piggy, Pig face, Baby face, adalah nama yang sama untuk generasi Kucing Persia berbulu panjang yang memiliki muka datar sebagai akibat dari bentuk tulang tengkoraknya (brachycephalic) yang masif, besar dan tidak memiliki tonjolan tulang rahang. Pada tahun 1970-1980, Ultra Persian menyebar ke Eropa dan menjadi kucing paling populer dikalangan peternak. Ciri khas yang tampak pada penampilannya, antara lain:
    Memiliki muka datar yang sangat berbeda dari kucing pada umumnya. Dahi, hidung dan dagu berada pada satu garis vertikal, tanpa tonjolan tulang rahang (moncong). Memiliki mata besar yang bulat dan sangat dominan pada wajahnya. Berhidung pesek dan berada pada posisi yang tinggi, mendekati 'belahan' diantara kedua matanya, bahkan dapat lebih tinggi lagi hingga setinggi matanya. Secara keseluruhan membentuk wajah seperti pesolek (pansy-like face)
    Memiliki kepribadian yang tenang, pendiam, setia dan bersahabat. Jarang mengeluarkan suara, berjalan mengelilingi ruangan dengan langkah perlahan dan anggun, dapat diam tempat-tempat terbuka untuk waktu yang lama dengan hanya pandangan matanya yang bergerak mengamati berbagai aktifitas disekelilingnya, lebih menyukai tempat-tempat yang tenang dan tentram di dalam rumah.
    Di Indonesia, Ultra Persian dikenal sebagai Kucing Persia Pignose/medium-nose, tergantung pada muka datar yang dimilikinya (tidak semua pembiakan pignose dengan pignose pasti menghasilkan keturunan pignose, sekali waktu gen medium-nose akan dilahirkan kembali). Untuk posisi hidung yang tinggi mendekati mata, dikenal istilah 'hidung segaris' yang dimaksudkan untuk menjelaskan bahwa mata kiri, hidung dan mata kanan berada pada satu garis mendatar

    [Pictured: Third Best of Breed GC, NW EURECAT VALENTINO OF MERICAT,
    Blue Mackerel Tabby Exotic Male. Photo: © Chanan]
  • Exotic Persian adalah jenis yang dikembangkan untuk memiliki bulu pendek dengan kombinasi muka datar (pignose) dan kepribadian tenang seperti karakter yang dimiliki Ultra Persian. Mulai dikenal di Indonesia sejak 5-10 tahun yang lalu dan saat ini sudah mulai banyak diternakkan. Bulu pendeknya membutuhkan perawatan yang  jauh lebih mudah dari Ultra Persian. Jenis Exotic banyak diminati oleh pencinta kucing tingkat lanjut, yang lebih mengutamakan karakter serta hubungan emosional lebih dekat dengan hewan peliharaannya, dibandingkan dengan sekedar mendapatkan penampilan menarik yang kadangkala justru merepotkan

7Kontroversi

Tanpa melakukan pengembangan jenis Ultra Persian dan Exotic seperti yang dilakukan di Amerika Serikat, sebenarnya kucing persia generasi kini, telah banyak berubah dari penampilan aslinya di awal tahun 1900an. Saat ini, kucing persia memiliki bulu panjang yang tumbuh diseluruh bagian tubuhnya, halus dan panjang menjurai hampir mencapai lantai (sekitar 20cm). Kucing persia masa kini juga memiliki tulang-tulang yang lebih berat, masif, dengan tulang tengkorak besar dan bulat serta tulang-tulang kaki, punggung dan ekor yang besar dan sedikit memendek namun secara keseluruhan tetap proporsional, mengesankan tubuh yang kekar dan kuat. Tonjolan tulang rahang juga semakin pendek. Ini semua terjadi akibat kondisi lingkungan, perawatan, pemberian gizi tinggi dan perhatian terus menerus selama beberapa generasi hingga akhirnya mengakibatkan terjadinya evolusi, yang relatif lebih 'alamiah' dibandingkan dengan 'pemaksaan' seperti dialami oleh Ultra Persian dan Exotic

                    1                                       2                                     3                                    4                                    5

Perbandingan tulang tengkorak Pallas Cat (Felis manul) [1], Domestic Cat (Fs. catus) [2] dan Ultra 'pignose' Persian (Fs. catus lybica) [3],
standard pembiakan Cat Fanciers's Association (CFA) yang terus diperbarui hingga update terakhir 22April 2007,
untuk bagian kepala Persian Cat (F.s. catus lybica) [5] dibandingkan dengan Kucing domestik [4]


Issue negative
yang sering dilontarkan sebagai kritik terhadap hasil pembiakan Ultra Persian dan Exotic, adalah:

1Meluapnya saluran air mata hingga membasahi wajah sebagai akibat produksi air mata yang berlebih dan kurang sempurnanya saluran pengering air mata pada kucing bermuka datar

2Bentuk hidung dan posisinya yang kurang sempurna seringkali mengakibatkan keluarnya cairan dari lubang hidung, mengganggu proses pernapasan dan memperdengarkan suara dengkuran yang tidak semestinya

3Tulang dan bentuk tubuh yang cenderung lebih pendek membatasi kemampuan kucing untuk memanjat, meloncat dan bergerak dengan cepat

4Perubahan karakter yang terlalu ekstrem mengakibatkan hilangnya sebagian naluri yang seharusnya tetap dimiliki oleh seekor hewan. Tidak sedikit ditemui Kucing Persia yang tidur tanpa terganggu selama 20jam sehari. Pada umumnya membutuhkan bantuan dalam proses melahirkan karena telah kehilangan naluri untuk 'membersihkan' tubuh anaknya setelah dilahirkan, bahkan kadangkala ditemui Kucing Persia yang membutuhkan operasi caecar  karena tidak lagi memiliki kemampuan untuk melahirkan

5Rentan terhadap infeksi penyakit yang terkait dengan fungsi ginjal

The Cat Fanciers, Association (CFA)
menanggapi issue ini dengan menyatakan bahwa evolusi Kucing Persia telah berjalan selama lebih dari 100tahun dan program pembiakan CFA diarahkan pada peningkatan dan perbaikan aspek alamiah Kucing Persia secara seimbang (kesehatan, penampilan dan karakter). Adaptasi, seleksi alam dan proses evolusi akan terus berjalan tanpa akhir, sepanjang kehidupan, dan akan menghasilkan kucing-kucing yang sesuai dengan zamannya

8Traditional Persian Cat

Sekalipun kontroversial, popularitas Ultra Persian memang telah terbukti dari kecepatannya menyebar ke berbagai negara di seluruh dunia. Tidak hanya di Indonesia, sebutan 'kucing persia' (Persian Cat) saat ini selalu dimaksudkan untuk pengertian Ultra Persian, sedangkan kucing persia yang mengalami proses evolusi 'alamiah' menjadi lebih dikenal dengan sebutan 'Kucing Persia Tradisional' atau 'klasik'. Sebelum Ultra Persian menjadi populer, seluruh kucing persia yang ada di Eropa adalah Tradisional. Dengan meluasnya issue yang mengkaitkan Ultra Persian dengan masalah kesehatan, pada sekitar tahun 1980an, Traditional Persian Cat kembali diminati oleh cat fanciers di Jerman, Denmark, Skandinavia, Inggris dan negara Eropa lainnya
Di
Amerika Serikat sendiri, tahun 1987 berdiri the Traditional Cat Association (TCA) Heisson, Washington WA, by Diana L. Fineran yang mempopulerkan kembali Kucing Persia Tradisional sebagai 'doll-face' Persian - tentu saja disertai dengan claim sebagai kucing persia yang berpenampilan lebih alamiah dan lebih sehat

     

Ilustrasi,
Kucing Persia Tradisional orange/solid red bernama Faolan [atas-kiri], shaded silver doll-face Persian bernama Kemra [atas-kanan] dan

Red and white
Traditional Persian [bawah]

Bulu, pola warna dan postur tubuh Kucing Persia Tradisional sama dengan Ultra Persian, perbedaan terletak pada hidung dan besar/bulat matanya


9Demikian sekilas hasil penelusuran internet yang dilakukan dalam rangka mempelajari sejarah pembiakan Kucing Persia pignose
 
Situs-situs yang telah dikunjungi, antara lain:

 

http://www.persiancat.info/
http://www.pelaqitapersians.com/history_persian_cat.html
http://zooclub.biz/Persian/
http://www.moggies.co.uk/breeds/persian.html
http://en.wikipedia.org/wiki/Persian_(cat)
http://www.zirdeliturkishangoras.com/TAhistory.htm
http://www.persian-cat-persian-cats.com/
http://english.klassisk-perser-kat.dk/default.htm
http://www.ancientegypt.co.uk/gods/explore/main.html
http://www.messybeast.com/longhair-cats.htm; ..../showing.htm
http://www.breeds.traditionalcats.com/BreedInfo/FAQTPersian/FAQTPersian.html
dan masih banyak lagi situs-situs lain yang terlewat untuk dimasukkan dalam daftar
 
Tulisan ini tidak dibuat untuk tujuan komersial melainkan semata-mata dimaksudkan sebagai informasi tambahan bagi kalangan terbatas - pencinta Kucing Persia pignose!
 
 
 ...oOo...