Chemistry Cyber Media

Media informasi teknologi dan sains Kimia

Pengunjung situs ke :

Info Gempa dan Cuaca : situsBMG

Jenis dan Bahaya dari Narkoba : klik HINDARI

Situs Admin : klik disini

Jogja's Live Streaming Radio : www.jogjastreamers.com

World's Live Streaming TV     : www.streamick.com

 

Ingin mengoleksi Handicraft dan Aksesoris, klik www.neko2art.co.nr

Ingin mengoleksi komik, cergam dan novel klik www.tukubukuwae.co.nr

Ingin mengoleksi perangko, klik www.mystamps.co.nr

Ingin mencari artikel / referensi lain? Pakai Search Engine versi Kimia, klik disini

 

 

web site analytic

Info Gempa Terkini : klik di sini ( 21/2/2008 )

Info Berita Terkini   : news_update

Topik Minggu Ini : klik di sini

 

           admin

" Selamat Datang di Media Online Komunitas Pemerhati Kimia "

Salam Jabat Erat lewat Dunia Maya

 

     Keberadaan situs ini di dunia maya bertujuan untuk lebih meng-efektifkan peran Teknologi Informasi khususnya media internet dalam rangka menunjang kelancaran dan keberhasilan proses belajar mengajar. Hal ini didasarkan pada suatu gagasan yaitu untuk mentransfer materi pelajaran, tugas-tugas, informasi Kimia maupun nilai Kognitif siswa. Selain itu juga dapat mempermudah proses pembelajaran Kimia, karena melalui situs ini setiap pihak dapat mengaksesnya; setiap saat (tak terbatas waktu) dan dari tempat manapun (tak terbatas jarak). Situs ini tidak hanya digunakan sebagai media pembelajaran Kimia di SMA Don Bosco 2, namun juga digunakan sebagai media informasi dan teknologi sains Kimia.

     Hal yang terpenting adalah situs ini bukanlah sebagai sarana pengganti kegiatan tatap muka di sekolah, melainkan sebagai pelengkap dan pendukung kegiatan belajar mengajar (KBM). Para siswa yang merasa ingin dan perlu untuk lebih mendalami Ilmu Kimia, dapat setiap saat mengakses situs ini. Namun demikian, saya selaku administrator berharap keberadaan situs ini juga dapat bermanfaat bagi para pengunjung lainnya yang ingin mendalami dan mengembangkan ilmu Kimia.

     Saya juga merasa bahwa situs ini masih banyak kekurangannya, baik dari segi tampilan maupun isinya. Untuk itu, saya selalu berusaha untuk menyempurnakannya.  Saya juga mengharapkan adanya kritik dan saran dari para pengunjung sekalian, agar situs ini menjadi lebih baik dari sebelumnya.

 

“ Jadikan situs ini sebagai situs yang selalu Anda kunjungi “

 

Tahukah Anda?

Reaksi Fisi ( Pembelahan Inti )

Penciptaan energi nuklir menarik untuk dikaji. Terlebih sejak empat ilmuwan Jerman, yakni Otto Hahn, Lise Meitner, Fritz Strassman, dan Otto Frisch menemukan pertamakali tahun 1939, bahwa inti atom berat (radioaktif) bisa dibelah dengan menembakkan sebuah netron. Netron dipilih karena zarah ini tidak bermuatan. Sehingga tidak akan menimbulkan gaya tolak coulomb terhadap inti-inti atom bermuatan positif, proton. Reaksi pembelahan (fisi) sebuah inti akan menghasilkan rata-rata 2,5 netron dan beberapa inti baru. Pada bom atom, reaksi pembelahan ini akan terus berantai tidak terkendali karena netron baru tidak dicegah untuk menumbuk inti-inti yang telah dihasilkan.

Yang sangat bahaya, karena dalam setiap pembelahan inti akan terjadi pelepasan energi yang besar. Contohnya, pada pembelahan satu inti uranium dilepaskan energi sebesar 208 MeV. Satu MeV setara dengan energi listrik 4,45 x 10-20 kWh. Itu baru untuk satu nuklida (inti atom). Coba bayangkan betapa besarnya energi yang dilepaskan oleh pembelahan inti satu kilogram uranium. Energinya akan mencapai 2,37 x 107 kWh. Bila energi ini digunakan untuk menghidupkan bola lampu 100 W, maka bola lampu itu akan terus menyala tanpa henti selama 30.000 tahun! Lain halnya bila dihitung dalam kalori, energi pembelahan satu kilogram U-235 adalah 25,5 juta kilogram kalori. Bandingkan dengan pembakaran satu kilogram karbon yang hanya menghasilkan 8,5 kalori.

Apabila melihat ukuran atom, mungkin kita sulit percaya. Sebuah nuklida (yang tersusun oleh proton-proton dan netron) ukurannya berada dalam orde 10-15 meter. Untuk membuat bayangan sederhana, baiklah ukuran inti atom kita perbesar seukuran kelereng. Maka, bila kita tempatkan kelereng itu di tengah lapangan sepak bola, itulah gambaran nuklida di dalam atom. Sungguh kecil. Namun demikian, inti atom ternyata mengandung lebih dari 99,9 persen massa atomnya, atau setara dengan 1.800 kali massa sebuah orbitalnya, elektron. Selebihnya atom merupakan ruangan kosong. Menakjubkan!

Bom nuklir atau bom atom, sebenarnya tidak hanya bisa diciptakan melalui reaksi fisi. Para ahli kemudian mencoba membuat bom Hidrogen dengan cara melakukan penggabungan (fusi) inti-inti ringan deuterium (H2) dan tritium (H3). Dua inti bernomor atom kecil ini bila digabungkan akan membentuk helium (He-4) sambil membebaskan energi yang besar. Namun demikian, penyatuan dua nuklida tentu tidak mudah. Dibutuhkan energi yang sangat besar sebelumnya untuk melawan gaya tolak Coulomb. Artinya, untuk mendapatkan kelajuan inti yang sangat cepat agar bertumbukan, dibutuhkan suhu tinggi hingga ratusan juta Kelvin. Dengan kata lain, reaksi fusi harus didahului dengan fisi. Sehingga reaksi ini disebut reaksi termonuklir atau reaksi bertingkat, fisi dan fusi.

Google

Reaksi Nuklir

 

Dalam kimia nuklir, sebuah reaksi nuklir adalah sebuah proses di mana dua nuklei atau partikel nuklir bertubrukan, untuk memproduksi hasil yang berbeda dari produk awal. Pada prinsipnya sebuah reaksi dapat melibatkan lebih dari dua partikel yang bertubrukan, tetapi kejadian tersebut sangat jarang. Bila partikel-partikel tersebut bertabrakan dan berpisah tanpa berubah (kecuali mungkin dalam level energi), proses ini disebut tabrakan dan bukan sebuah reaksi.

Dikenal dua reaksi nuklir, yaitu reaksi fusi nuklir dan reaksi fisi nuklir. Reaksi fusi nuklir adalah reaksi peleburan dua atau lebih inti atom menjadi atom baru dan menghasilkan energi, juga dikenal sebagai reaksi yang bersih. Reaksi fisi nuklir adalah reaksi pembelahan inti atom akibat tubrukan inti atom lainnya, dan menghasilkan energi dan atom baru yang bermassa lebih kecil, serta radiasi elektromagnetik. Reaksi fusi juga menghasilkan radiasi sinar alfa, beta dan gamma yang sagat berbahaya bagi manusia.

Contoh reaksi fusi nuklir adalah reaksi yang terjadi di hampir semua inti bintang di alam semesta. Senjata bom hidrogen juga memanfaatkan prinsip reaksi fusi tak terkendali. Contoh reaksi fisi adalah ledakan senjata nuklir dan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium (terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen (terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium).

Persamaan reaksi nuklir ditulis serupa seperti persamaan dalam reaksi kimia. Setiap isotop ditulis dalam bentuk: simbol kimianya dan nomor massa. Partikel neutron dan elektron, masing-masing ditulis dalam simbol n dan e. Partikel proton atau protium (sebagai inti atom hidrogen) ditulis dalam simbol p. Partikel deuterium dan tritium, masing-masing ditulis dalam simbol D dan T.

Contohnya:

Lithium-6 + Deuterium -> Helium-4 + Helium-4

6Li   +   D       ->    4He   +   4He
6Li   +   D       ->  2 4He

Minyak Atsiri

 

Minyak atsiri, atau dikenal juga sebagai minyak eteris (aetheric oil), minyak esensial, serta minyak aromatik, adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas. Minyak atsiri merupakan bahan dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami. Di dalam perdagangan, sulingan minyak atsiri dikenal sebagai bibit minyak wangi.

Para ahli biologi menganggap, minyak atsiri merupakan metabolit sekunder yang biasanya berperan sebagai alat pertahanan diri agar tidak dimakan oleh hewan (hama) ataupun sebagai agen untuk bersaing dengan tumbuhan lain (lihat alelopati) dalam mempertahankan ruang hidup. Walaupun hewan kadang-kadang juga mengeluarkan bau-bauan (seperti kesturi dari beberapa musang atau cairan yang berbau menyengat dari beberapa kepik), zat-zat itu tidak digolongkan sebagai minyak atsiri.

Ciri - Ciri

Minyak atsiri bersifat mudah menguap karena titik uapnya rendah. Selain itu, susunan senyawa komponennya kuat mempengaruhi saraf manusia (terutama di hidung) sehingga seringkali memberikan efek psikologis tertentu (baunya menyengat). Setiap senyawa penyusun memiliki efek tersendiri, dan campurannya dapat menghasilkan rasa yang berbeda.

Secara kimiawi, minyak atsiri tersusun dari campuran yang rumit berbagai senyawa, namun suatu senyawa tertentu biasanya bertanggung jawab atas suatu aroma tertentu. Sebagian besar minyak atsiri termasuk dalam golongan senyawa organik terpena dan terpenoid yang bersifat larut dalam minyak / lipofil.

Contoh :

1)   Minyak adas atau fennel / foenicoli oil

2)   Minyak cendana atau sandalwood oil

3)   Minyak cengkih atau euganol oil

4)   Minyak daun cengkih atau leaf clove oil

5)   Minyak kayu putih

6)   Minyak kenanga atau ylang-ylang oil

7)   Minyak lawang

8)   Minyak mawar

9)   Minyak nilam

10)  Minyak serai

Selain itu, dikenal pula beberapa "minyak" (atau dalam bentuk salep) yang sebenarnya merupakan kombinasi antara beberapa minyak atsiri. Contohnya:

·  Minyak telon

·  Minyak tawon

·  Minyak angin

·  Beberapa minyak gosok dan salep gosok