Piringan HitaM

Story CollectioN


Kopi Hitam Kental

Ini dia "pojok baru" di situs gurun rebel. Kedai Kopi.

Apapun bisa kalian obrolin disini dari mulai politik, ekonomi, kriminal, hingga sajak-sajak indah

apapun... asal tidak diskriminatif dan SARA. hahahahahah.

Se-indah malam

selembut pagi

segera kunikmati kopi

sembari kubaca berita hari ini

 

"Bu, kopi-nya satu"

Ketika Mencari Bintang

Ketika Mp3 portableku memutar lagu2 Bob Marley, ketika ku duduk sendiri diteras depan kos2anku, ketika aroma keramian mulai pudar digilas oleh laju “waktu malam” yg kasar. Kutatap sebuah bintang di ujung langit sana, sinarnya nampak redup bagai lampu kamar kos yg terbunuh oleh usia, terombang-ambing kabut malam yg coba menghalanginya.

Sisi lain dari seorang Adhi, mencari bintang di gelap malam yg nikmat menuju pagi. Bukan krn insomnia atau tdk hendak tidur, hanya kebiasaan baru yg akan berlalu nantinya. “Km yakin?”….   “Mungkin!”. Mengusir sedih lalu menghindar dari stress atau krn tdk ingin melewatkan satu malampun tanpa memutar lagu2 abadi Uncle Marley, alasan yg mungkin terjadi.

Kubakar sebatang rokok sejenak mengusir dingin yg nanti bakal kembali mengusik ketenanganku. Kopi panas menstimulus otak agar mata tetap tenang. Sambil kuikuti setiap irama lagu “Redemption Song”

“…. Want U help to sing, this is song of freedom….”

Ketika kuterbuai oleh lantuan suara khasnya Uncle Marley, ketika kuterusik oleh cengkraman dingin malam, ketika malam semakin hitam. Kucoba mencari bintang lain di langit hitam, berharap kudapat sebuah, nikmati pancaran sinarnya, kusimpan rapi dlm memori, berharap kan jadi penghantar tidur, lukisakan mimpi indah tdk terlupakan, di malam yg dingin, hitam dan sunyi ini.

Create a free website at Webs.com