|
Tips Foto Akuarium
Semakin maraknya kamera di pasaran baik yang konvensional dan digital dengan harga terjangkau dan fasilitas kamera yang baik memungkinkan orang mengambil gambar dengan mudah. Berikut ada beberapa tips dalam pemotretan ikan dan akuarium. 1. Kamera Digital. Kamera digital yang paling banyak digunakan adalah kamera saku digital. Kamera saku digital biasanya telah di program secara otomatis untuk suatu kemudahan pengambilan gambar sehingga ada keterbatasannya. Pengambilan gambar tanpa flash pada kamera digital biasanya tidak banyak mengalami kesulitan karena program kamera akan menghitung secara total. Tetapi pada penggunaan flash akan ditemui beberapa kendala. Misalnya, kemampuan flash yang terbatas pada jarak/range tertentu sehingga dalam pemotretan jarak dekat akan menyebabkan over-expusure dan pada jarak jauh menyebabkan under-exposure. Untuk over-exposure anda bisa menggunakan secarik kertas putih untuk menghalangi lampu flash agar cahayanya berkurang. Cobalah dengan beberapa ketebalan kertas hingga didapat cahaya yang cukup. Untuk under-exposure, bisa digunakan cahaya tambahan seperti yang dibahas pada Setting Pemotretan Akuarium. 2. Slave unit.
Slave
unit diartikan sebagai unit kedua/sekunder yang terpisah dari
kamera. Biasanya digunakan pada pemotretan dengan dua flash. Flash
yang terpisah disebut sebagai slave unit yang menggunakan kabel
sinkron agar nyala flash bisa secara bersamaan. Kabel sinkron adalah
kabel yang menghubungkan kamera dengan flash yang terpisah. Selain itu bisa juga menggunakan "mata kucing", yang fungsinya sama dengan kabel sinkron. Besarnya sebesar ibu jari yang dihubungkan dengan flash pada slave unit.
Kemudahan menggunakan alat ini adalah tidak memerlukan kabel sehingga bisa ditempatkan dimana saja tanpa merepotkan. Cara kerjanya harus menggunakan dua flash. Flash dihubungkan pada alat ini kemudian pada saat flash utama menyala maka "mata kucing" ini akan berfungsi sebagai saklar untuk menyalakan flash pada slave unit. 3. Persiapan akuarium. Sebelum melakukan pengambilan gambar perhatikan beberapa hal di bawah.
4. Persiapan ikan. Persiapan ikan pada saat pengambilan gambar :
Untuk memudahkan pemindahan dan pengambilan gambar ikan dapat dilakukan pembiusan agar ikan lebih tenang dan tidak mudah stress. Hati-hati dalam penggunaan obat pembius ini karena dapat menyebabkan sakit dan kematian pada ikan. Pembiusan yang sering digunakan pada pembiusan ikan a.l : a. Ether/Chloroform/Methylene Chloride Siapkan ikan pada wadah khusus, tambahkan pembius beberapa tetes pada wadah tersebut (+ 1 tetes/lt). Tunggu beberapa saat, bila ikan sudah tidak bereaksi dengan tangan anda maka segera pindahkan ke akuarium khusus untuk pengambilan gambar. Anda punya waktu beberapa menit untuk mengambil gambar sebelum ikan sadar kembali. Jangan melakukan pembiusan lebih dari dua kali karena dapat menyebabkan gangguan pada ikan. Selain itu juga jangan melakukan pengambilan gambar di wadah yang diberi pembius. Lakukan pembiusan pada ventilasi udara yang baik. b. CO2 Tingkatkan kadar CO2 di akuarium atau wadah khusus hingga ikan sedikit lemas. Pindahkan pada akuarium khusus untuk pengambilam gambar. Cara ini kurang baik untuk pengambilan gambar karena ikan akan terlihat tersengal-sengal. Pembiusan ini banyak dilakukan untuk pemindahan ikan yang besar. c. MS-222. Obat bius ini biasa digunakan untuk transportasi jarak jauh dan memakan waktu yang lama pada ikan besar. Obat bius ini sulit untuk mendapatkannya dan anda akan membutuhkan resep khusus karena tergolong narkotik (MS-222 disebut juga heroin sintetik). Pengunaan dilakukan secara bertahap dimulai dari 250 ppm dan ditingkatkan secukupnya hingga ikan terlihat tenang tapi tidak sampai lemas. Hal ini dikarenakan daya tahan setiap ikan akan berbeda terhadap obat ini. Pengambilan gambar dapat dilakukan dengan waktu yang lebih lama dalam air yang diberi perlakuan. Efek yang ditimbulkan akan mempengaruhi kualitas air seperti oksigen terlarut (DO), pH dan beberapa parameter lainnya. d. Penurunan suhu. Penurunan suhu ini tidak termasuk dalam pembiusan tapi dapat mengurangi aktifitas ikan tetapi kurang efektif. Lakukan penurunan secara bertahap 5-10 menit setiap penurunan satu derajat. Lakukan penurunan 3-5 derajat dari lingkungan yang normal untuk ikan tsb. Efek merugikan yang ditimbulkan adalah pengembunan pada kaca yang akan mengganggu pengambilan gambar kecuali dilakukan pada ruangan berpendingin.
SELAMAT BERKREASI
Website, disain 3D, Foto dan Materi oleh Agung Ariawan |